To help keep our community authentic, we're showing information about accounts on Linktree.
Tabayyun Pasinringi has been a member of Linktree for 4 years and joined in August 2021. The social media accounts linked to from Tabayyun Pasinringi are: • Instagram • LinkedIn • Email • X Besides social media accounts, tabayyun has populated their site with: • Adora, Produser Perempuan di Belakang BTS • Mengenal Moranbong Band, Girlband Pertama Korut • Apakah Barbie Bisa Feminis? • 'Ginger Snaps' dan 'Jennifer's Body' Monster Perempuan Feminis • Alasan Dorama Cinta Remaja Kieta Hatsukoi Menggemaskan • Girl in Red, Rayakan Musik Queer • Fanfiction Turns Toxic: Fetishizing Gay Relationship • Nasi Goreng Viral dan Objektifikasi Tubuh Perempuan • For The Love of Cats: Let Them Eat My Eyeballs • 'Cats Against Catcalls' Bukan Cuma Slogan, Kucing Memang Feminis • Perempuan Ceraikan Suami, Peran Gender Normatif Sudah Basi • 'Midnight Mass' Ketika Keajaiban Agama Jadi Mimpi Buruk • Korea Selatan Tolak Maskulinitas Kaku, Kenapa Masih Seksis? • Hollywood Suka 'Remake' Film Asia, Apakah Problematis? • 'Squid Game' sampai 'The Hunger Games' Alasan Suka Tema 'Deadly Games' • Mamma Mia: Me, Mother, and Music • Hukuman Mati: Puncak Kekerasan Basis Gender • Banyak Versi Film Cinderella, Apakah Kisahnya Feminis? • Islam dan Konsep 'Childfree' • Penggemar K-Pop, Saatnya Benahi Seksisme dalam Fandom • Glorifikasi Kekerasan dalam K-Drama • Jadi Pemimpin di Kampus Persiapkan Perempuan di Dunia Kerja • 4 Hal yang Hambat Karier Perempuan • Min Hee-jin, Eksekutif Perempuan dibalik Suksesnya Idola K-pop • Kompleksnya Istilah 'Girlboss' • Red Velvet: Ratu Horor dan Konsep Idol K-Pop • Personal Essay, Saya Gemar Baca Cerita Toksik • Feminisme yang Ditabukan Korea Selatan • Review Trilogi Film Slasher 'Fear Street' • Mengenal 'Female Gaze', Memahami Dunia Lewat Lensa Perempuan • Heboh Victoria's Secret dan Inklusivitas yang Dikapitalisasi • Kesehatan Mental dan Naik Turun Hidup K-Idol • Tema Kesepian dan Isolasi dalam Literatur Jepang • 'Manic Pixie Dream Girl', Film Indie, dan Seksisme • Review Serial 'We Are Lady Parts', Band Punk Muslimah • 'Cruella' Anti-Hero Favorit Terbaru Disney • The Linda Lindas: Band Anak Perempuan Punk Lawan Seksisme • Anak Meninggal Karena Ruqyah, Kesalahan Ada Di Mana? • Idola K-Pop Perempuan Hadapi 'Ageism' • Memahami Hal Penting Isu Palestina-Israel • Pencabutan SKB 3 Menteri, Langkah Mundur Toleransi • Kebijakan E-KTP untuk Transgender Langkah Progresif • Pemaksaan Jilbab Timbulkan Gangguan Kecemasan, 'Body Dysmorphic Disorder' • Kim Yeo-jin, Aktris Drama 'Vincenzo' Seorang Aktivis • Pekerja Perempuan Alami Intimidasi Soal Jilbab, Perlukah SKB 3 Menteri? • Memahami 'Marital Rape' dan 'Consent' dalam Pernikahan • 'Fairy-tale Wedding' Aurel-Atta dan Frekuensi Publik yang Dicuri • Apa yang Perlu Diketahui tentang Consent • Kepala Kesehatan di Papua: Penting Imunisasi Proaktif • Kasus Dugaan Pemerkosaan Sindikasi Masih Berlanjut • 'Fate: The Winx Saga' Kurang Ragam Representasi Ras • BTS Talks About Mental Health • Jisoo BLACKPINK dan Diskriminasi Bahasa Inggris • 7 Hal yang Bisa Bikin Sinetron Istri Obsesi K-Pop Meyakinkan • Penyanyi Dangdut: Tulang Punggung Keluarga Banjir Stigma • Review Novel 'Shine' Oleh Jessica Jung • Masyarakat Adat Kian Renta Karena Omnibus Law • Refund Sisters: K-Idola Perempuan 'Badass' • Review Serial The Haunting of Bly Manor • MAMAMOO: Percaya Diri Kekuatan Perempuan • BTS dan Cara Idola Bantu Kesehatan Mental • Ice Cream dan BLACKPINK Pantas Dapat yang Terbaik • Red Velvet, ITZY, MAMAMOO: Bahasa Feminis K-Idols • BTS: Bongkar Hegemoni Industri Musik • ATLA: Anti-Imperialism and Cultural Representation