To help keep our community authentic, we're showing information about accounts on Linktree.
Dr. Wadji, M.Pd. has been a member of Linktree for 5 years and joined in July 2021. Resources wadji has populated their site with include: • Kebebasan Beragama Menjadi Pembahasan Utama Diskusi Publik Pasca Pemilu di Jawa Timur • Damar Twitter • IG Live • PGRI Jatim Angkat Bicara soal Vonis Bebas Dosen Malang dari Jeratan UU ITE • Jejak Dosen Pelesetkan PGRI: Didakwa Langgar UU ITE hingga Divonis Bebas • MA Vonis Bebas Dosen dari Jerat UU ITE karena Pelesetkan PGRI • ITE Law ‘survivors’ recount their tales push for revision • Kumpulan Cerita 10 Korban UU ITE Diluncurkan dalam Bentuk Buku dan Microsite Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kumpulan Cerita 10 Korban UU ITE Diluncurkan dalam Bentuk Buku dan Microsite, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/0 • Guyon yang Berbuntut Panjang • Ketika Humor Dianggap Melanggar UU ITE, Arie Kriting: Sungguh Mati, Cukimai Ini Memang Harus Cepat Direvisi • Konflik Dunia Pendidikan di Era Pandemi • Lebih Beradab dengan Sastra • Refleksi Hari Anak Nasional 2020: Kebebasan Berekspresi bagi Anak Indonesia • 36 Tahun Konvensi Hak Perempuan: Perempuan dan Sastra Kita • Nyanyian Para Penggerak: Catatan Buat Mas Menteri • BALADA PEREMPUAN-PEREMPUAN TANGGUH • Dari Plagiasi ke Politisasi • BUNUH DIRI IDEALISME • Dari Aksara ke Pewarisan Peradaban, Refleksi Hari Aksara Internasional 2020 • Cendekiawan Bahasa dan Sastra Punya Wadah Cebastra • Sosok Ibu, Yang Lembut dan Yang Perkasa • NORMAL BARU, TUMBUHKAN PANDEMI TOLERANSI • Jika Pandangan Harus Diadili • Memacu Kreativitas Menjelang Masuk Sekolah • Idul Fitri, Memaafkan Koruptor? • Dari Pagar Sampai ke Kamar • Pendidikan Kaum Latah • Cebastra Jalin Kerjasama dengan Unikama • Sukseskan Merdeka Belajar, Unikama Gandeng Teater Ideot • Undang-Undangnya Saja Bermasalah, Semestinya Harus Direvisi • Seniman Harus Melek Hukum • Sastra Harus Tetap Milik Masyarakat Umum • Sirikit Syah: Hidup di Antara Cinta dan Pemberontakan • Menyusui dan Menyuapi • Djoko Tjandra, Joko Pandan, dan Joko Lainnya • Nadiem adalah Ujian bagi Zaman Kalabendu • Bernegara dengan Fatwa, Refleksi Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia • Ada "KAMI" di Antara Kau dan Aku • Memuja Simbol • Menjadi Guru, Tersesat di Jalan yang Benar • Pilkada 2020: Suara Tuhan atau Suara Hantu? • Perguruan Tinggi dan Peradaban Bangsa • Mengapa Malu Menengok Masa Lalu? • Menutup Malu Masa Lalu, Membuka Harapan Masa Depan • Natal dan Momentum Resuffle Diri • Tentang Kutang yang Terbentang • Tuduhan Penistaan dan Trauma Berekspresi • Menunggu Darso di Pulau Raas • Antara Jurnalis dan Iblis • Imlek dan Kembalinya Cinta yang Hilang • Konflik Etnis di Mata Feminis • Mimpi-mimpi Simalakama • Wak Katok dan Masyarakat Hipokrit (99 Tahun Mochtar Lubis) • Keris dan Kamis • Menjadi Serigala Ngepet (Mengenang Erich Fromm) • Kidung Tantri Kediri: Mazmur dari Bali • Terpaku di Jabal Juljuta • Sastra Indonesia, Dulu dan Kini* (Menggali Masa Lalu dan Mengisi Masa Depan) • Episode Terakhir “Jejak Si Gundul” • Revolusi Spiritual di Balik Pingitan • Jalan Panjang Pak Pram • Jerat-jerat Interpretasi • Terangkat dari Kefanaan • Bangkit untuk Cinta • Siddhartha: Dengarlah Suara Sungai! • Bung Karno dan Pangeran Sutasoma • Cinta Sekuat Pokok Kamboja • Tetesan Madu dari Kayangan • Desiderius Erasmus tentang Pernikahan • Di Balik Dinding Sekolah Itu • Innalillahi • Yang Gundul dan Bercadar